Leading lines photography merupakan sebuah komposisi di dalam foto landscape dengan garis imaginer atau nyata yang bertujuan untuk mengarahkan mata penonton supaya dapat tertuju pada sebuah objek atau titik fokus. Teknik tersebut dapat menjadikan sebuah foto tampak tiga dimensi atau memiliki alur visual dan menambahkan kedalaman.
Contoh Leading Lines Photography

Ada dua contoh leading lines yang merupakan hal alami dan buatan manusia.
- Alami: Ranting pohon, deretan pohon, sungai dan garis pantai.
- Buatan Manusia: Bangunan gedung, rel kereta api, jalan raya, jembatan, dan pagar.
Pasti kamu sudah sering melihat hasil foto landscape dengan teknis leading lines pada objek yang sudah kami sebutkan. Lalu apa sebenarnya fungsi utama dari garis imajiner tersebut?
Fungsi Leading Lines Dalam Sebuah Foto
Ada 3 fungsi utama leading lines di sebuah foto.
- Memfokuskan objek: Dengan komposisi tersebut penonton atau seseorang yang melihat foto dengan ukuran landscape pasti akan lebih mudah dalam menentukan fokus utama gambar.
- Membuat gambar tampak 3D: Garis yang mengarah dari depan hingga ke belakang akan membentuk sebuah kedalaman dan dimensi 3D. Sehingga foto yang dihasilkan akan membentuk sebuah bayangan yang nyata.
- Menghasilkan alur foto: Leading lines yang berada pada sebuah foto akan menuntun mata ke sebuah fokus utama, jadi seseorang yang melihat keseluruhan gambar tersebut tidak langsung fokus ke sebuah objek tapi akan dituntun untuk menuju sebuah objek foto utama.
Cara Menggunakan Komposisi Leading Lines Dalam Photography
Tentu saja menggunakan teknis tersebut tidak bisa asal-asalan. Ada beberapa point penting yang harus dipelajari untuk bisa menggunakan teknik leading lines di dalam sebuah foto agar dapat menghasilkan gambar yang sempurna.
- Lokasi & Posisi: Pilih lokasi dan posisi yang memiliki alur atau garis panjang, misalnya rel kereta api atau jalan. Posisikan kamera berada di sudut bawah bingkai lalu menuju ke titik fokus objek.
- Garis Diagonal: Dengan memperhatikan garis diagonal akan membantu menghasilkan efek dramatis dan juga membentuk kedalaman dalam sebuah foto .
- Angel Foto: Tentukan angel foto bisa dari tempat tinggi atau rendah supaya garis yang ada di area foto terlihat maksimal.
- Alur Menuju Objek: Pastikan garis yang dihasilkan akan menuntun mata untuk menuju ke sebuah objek yang tepat dan tidak membuang pandangan keluar frame.




